Pages - Menu

Senin, 30 Desember 2013

Drifting



 Sebuah hiburan yang membuat anda tercengang dengan aksi kebut – kebutan dilintasn balap atau di jalan umum ( raya )., Perkenalan sedikit tentang drifting, mungkin bagi orang yang pertama kali melihat adegan mobil melaju dengan kecepatan tinggi namun  kehilangan daya grip pada roda belakangnnya. Mungkin itu adalah sebuah hiburan yang sangat menarik. kemudian orang tersebut berfikir bagaimana cara melakukan hal tersebut dan siapa kira – kira yang pertama kali menemukan teknik berkendara seperti itu?
 Sejarhnya Drifting. Sedikit mengutip dari informasi yang beredar di internet. Mengatakan bahwa
                Drifting tumbuh di negara matahari terbit yaoitu jepang pada pertengahan 1960-an, dipelopori kalangan motorsport underground yang disebut “Rolling Zuku”. Mereka unjuk kebolehan dengan tekhnik opposite-lock yaitu dengan meenghilangkan  grip pada roda bagian belakang sehingga mobil kehilangan traction pada derajat tertentu  di pegunungan (touge) yang berkelok-kelok dan beraspal licin di wilayah Rokkosan, Hakone, Irohazaka, danNagano.
               
                Para pendekar otomotif touge ini kemudian membawa aksi nekat mereka di perkotaan Jepang. Mereka biasanya ngedrift di jalanan, dok pelabuhan, lapangan parkir tertutup dan di sirkuit setiap weekend. Penggemar drift pun kian banyak dan kompetisi-kompetisi (ikaten) pun mulai banyak digelar di Jepang yang diorganiasi ole Video-OPTION.
               
                Kemudian pada Tahun 2001 Daijiro Inada (pendiri Option Magazine dan Tokyo Auto Salon) bersama Keiici 'Dorikin' (raja drifting) Tsuchiya seorang pembalap turing dan dijuluki sebagai 'Bapak Drifting Profesional' membangun seri kompetisi drifting profesional (D1 Grand Prix).
                Mobil – mobil yang digunakan adalah mobil khusus atau mobil bawaan pabrik yang di modifikasi sedemikian rupa sesuai dengan kebutuhan dalam drift itu sendiri. Asalkan mobil yang di gunakan adalah mobil bertype “ FR “ artinya mobil berpenggerak roda belakang., lalu bagai mana dengan type mobil lainya seperti “ FF “ , “ MR” , “ AWD “ , kalau “ FR “ berarti berpenggerak roda berada di depan sehinnga roda belakang tidak memiliki gaya dorong.
                 Sedangkan kalau  “ MR “ yaitu mobil yang mesinnya berada di belakang atau hampir di tengah , namun mobil ini jarang sekali digunakan karena pada saat traction bagian belakang lebih berat  sehingga mobil sulit untuk di buat kehilangan gaya pada derajat tertentu, kalau “ AWD “ yaitu mobil yang bermesinkan di depan atau belakang yang menggerakan seluruh roda depan dan belakang.,
 Lalu dari segi teknik sebagian besar hanya mengandalkan Rem tanggan “ Handbrake” dan kopling untuk menghentikan roda belakang dan menghentakan traction roda belakang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar